UEFA Nations League: Belgia vs Prancis, Duel Sengit di Matchday 2 Grup A1

UEFA Nations League

DuniaBola – UEFA Nations League 2026/2027 kembali menghadirkan pertandingan besar pada Matchday 2 Grup A1. Salah satu duel yang paling menarik mempertemukan Belgia vs Prancis di King Baudouin Stadium, Brussels, pada Senin, 28 September 2026. Berdasarkan jadwal UEFA, pertandingan dimainkan pukul 20.45 CET, atau sekitar 01.45 WIB pada Selasa, 29 September.

Pertandingan UEFA ini menjadi sangat penting karena kedua negara sama-sama mengawali kompetisi dengan kemenangan. Belgia datang dengan modal kemenangan 2-0 atas Italia di Roma, sedangkan Prancis mengalahkan Türkiye 1-0 pada pertandingan pembuka.

Dengan sama-sama mengoleksi tiga poin, pertemuan di Brussels berpotensi menentukan siapa yang mampu mengambil posisi lebih kuat di Grup A1 sejak awal fase liga.

Belgia Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Belgia menunjukkan start yang meyakinkan pada pertandingan pertama. Bermain di markas Italia, The Red Devils mampu meraih kemenangan 2-0. Mika Godts menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian setelah membuka keunggulan Belgia, sementara performa Kevin De Bruyne juga mendapat sorotan dari UEFA.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Belgia sebelum menghadapi Prancis. Terlebih, pertandingan kali ini dimainkan di hadapan pendukung sendiri.

Kevin De Bruyne kembali menjadi salah satu pemain yang akan mendapat perhatian besar. Gelandang berusia 35 tahun tersebut masih menjadi figur penting dalam permainan Belgia, terutama dalam membangun serangan dan memberikan umpan-umpan yang dapat membuka pertahanan lawan.

Pelatih Belgia Mark van Bommel juga menekankan pentingnya intensitas dan kerja keras. Ia menyatakan bahwa kualitas lawan harus diperhitungkan, tetapi hal tersebut tidak mengubah gaya bermain yang ingin diterapkan timnya.

Prancis Juga Membawa Modal Positif

Prancis juga mengawali perjalanan di UEFA Nations League 2026/2027 dengan kemenangan. Les Bleus menang tipis 1-0 atas Türkiye pada Matchday 1.

Pertandingan melawan Belgia akan menjadi ujian yang berbeda. Belgia memiliki kualitas individu tinggi sekaligus keuntungan bermain di kandang, sehingga Prancis membutuhkan permainan yang lebih solid untuk mempertahankan momentum.

Prancis kini berada di bawah arahan Zinédine Zidane, yang baru memulai perannya sebagai pelatih tim nasional dalam kompetisi ini. Zidane mengakui bahwa rotasi pemain kemungkinan dilakukan karena Prancis harus menjalani empat pertandingan dalam periode yang cukup padat.

Situasi tersebut membuat komposisi pemain Prancis menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan.

Kylian Mbappe Absen

Salah satu berita penting menjelang pertandingan adalah absennya Kylian Mbappe karena cedera. UEFA mengonfirmasi bahwa kapten sekaligus salah satu pemain utama Prancis tersebut tidak tersedia untuk pertandingan melawan Belgia.

Absennya Mbappe tentu mengubah sejumlah opsi di lini depan Prancis. Namun, Belgia sendiri menyadari bahwa kualitas serangan Prancis tidak hanya bergantung pada satu pemain.

Timothy Castagne menilai absennya Mbappe memang membuat situasi sedikit berbeda, tetapi Prancis tetap memiliki banyak pemain berkualitas yang dapat menggantikannya.

Nama-nama seperti Michael Olise, Rayan Cherki, Eduardo Camavinga, Randal Kolo Muani dan pemain ofensif lainnya dapat menjadi bagian penting dari rencana Zidane.

Kevin De Bruyne Jadi Ancaman Utama Belgia

Jika Prancis kehilangan Mbappe, Belgia justru memiliki Kevin De Bruyne dalam kondisi yang menjadi sorotan setelah tampil impresif ketika menghadapi Italia.

Pengalaman De Bruyne sangat dibutuhkan Belgia dalam pertandingan besar seperti ini. Kemampuannya membaca ruang, mengirim umpan terobosan, serta mengatur tempo bisa menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Prancis.

UEFA juga menempatkan De Bruyne sebagai salah satu pemain yang patut diperhatikan pada Matchday 2.

Belgia kemungkinan tidak akan sekadar mengandalkan serangan langsung. Permainan dari lini tengah dapat menjadi kunci karena Prancis dikenal memiliki kualitas dalam penguasaan bola.

Prancis Punya Banyak Alternatif di Lini Tengah

Absennya Mbappe membuat lini tengah dan pemain sayap Prancis kemungkinan mendapat tanggung jawab lebih besar.

Michael Olise menjadi salah satu nama yang menarik perhatian. Pemain tersebut memiliki kemampuan membawa bola dan menciptakan peluang dari area sayap maupun posisi yang lebih sentral.

Selain Olise, Prancis memiliki Eduardo Camavinga, Manu Koné, Rayan Cherki dan Adrien Rabiot dalam daftar skuad resmi untuk pertandingan ini.

Komposisi tersebut memberikan Zidane sejumlah pilihan untuk menghadapi permainan fisik Belgia.

Di sisi pertahanan, Mike Maignan juga menjadi figur penting. Penjaga gawang Prancis tersebut berpeluang mencatat penampilan ke-50 bersama tim nasionalnya pada pertandingan di Brussels.

Rekor Pertemuan Berpihak kepada Prancis

Secara historis, duel Belgia dan Prancis selalu berlangsung menarik. UEFA mencatat kedua negara sudah bertemu dalam banyak pertandingan, dengan Prancis memiliki catatan positif dalam pertemuan-pertemuan terbaru.

Prancis memenangkan lima pertemuan terakhir melawan Belgia sejak kekalahan 3-4 dalam laga persahabatan pada Juni 2015. Sementara itu, kemenangan terakhir Belgia atas Prancis di Brussels terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 1981 dengan skor 2-0.

Namun, catatan historis tersebut tidak otomatis menentukan pertandingan kali ini. Kondisi kedua tim sudah mengalami banyak perubahan, termasuk pergantian pelatih dan generasi pemain.

Pertandingan ini juga mempertemukan dua tim yang sama-sama mengawali kampanye dengan kemenangan, sehingga persaingan di lapangan diperkirakan berlangsung ketat.

Duel Mark van Bommel vs Zinédine Zidane

Pertandingan Belgia vs Prancis juga menarik dari sisi kepelatihan.

Mark van Bommel mendapat tugas membangun kembali Belgia dengan pendekatan yang menekankan intensitas serta kerja sama tim. Sementara itu, Zidane sedang menjalani fase awal pekerjaannya bersama Prancis.

Keduanya memiliki pengalaman besar sebagai pemain. Bahkan, Van Bommel pernah menghadapi Zidane ketika masih aktif sebagai pemain. Menurut Van Bommel, menghadapi sosok seperti Zidane sebagai pelatih merupakan sesuatu yang spesial.

Pertarungan strategi kedua pelatih dapat menjadi faktor penting. Belgia kemungkinan berusaha memanfaatkan energi para pemainnya dan dukungan publik tuan rumah, sedangkan Prancis harus mampu mengontrol pertandingan tanpa kehadiran Mbappe.

King Baudouin Stadium Siap Menjadi Saksi

Pertandingan Belgia vs Prancis akan berlangsung di King Baudouin Stadium, Brussels. UEFA mencatat stadion tersebut sebagai venue resmi pertandingan, dengan Rade Obrenovič dari Slovenia ditunjuk sebagai wasit.

Bagi Belgia, bermain di Brussels memberikan keuntungan tersendiri. Dukungan suporter dapat menjadi energi tambahan ketika menghadapi Prancis yang memiliki banyak pemain berkualitas.

Namun, tekanan juga akan muncul karena Belgia membawa ekspektasi setelah berhasil menang di markas Italia.

Pertandingan Penting dalam Persaingan Grup A1

Grup A1 UEFA Nations League 2026/2027 dihuni Prancis, Italia, Belgia, dan Türkiye.

Setelah Matchday 1, Belgia dan Prancis sama-sama mengantongi tiga poin. Belgia menang 2-0 di Italia, sedangkan Prancis menang 1-0 di Türkiye.

Artinya, pertandingan di Brussels menjadi pertemuan dua tim yang sama-sama ingin mempertahankan momentum.

Setelah pertandingan ini, jadwal kedua tim juga masih sangat padat. Belgia akan menghadapi Türkiye pada 2 Oktober dan kembali bertemu Prancis pada 5 Oktober. Prancis dijadwalkan menghadapi Italia pada 2 Oktober sebelum kembali menjamu Belgia tiga hari kemudian.

Belgia vs Prancis Berpotensi Menjadi Laga Ketat

Melihat kondisi kedua tim, pertandingan UEFA ini berpotensi berjalan dengan tempo tinggi. Belgia mempunyai keuntungan bermain di kandang dan membawa kepercayaan diri dari kemenangan atas Italia.

Prancis, di sisi lain, datang dengan skuad yang tetap sarat kualitas meskipun kehilangan Mbappe. Zidane juga mempunyai banyak opsi untuk melakukan rotasi karena jadwal pertandingan yang padat.

Pertarungan lini tengah kemungkinan menjadi salah satu kunci. Belgia memiliki De Bruyne sebagai pengatur permainan, sedangkan Prancis mempunyai sejumlah gelandang kreatif dan dinamis.

Duel di sisi sayap juga dapat menentukan jalannya pertandingan. Jika Belgia mampu memanfaatkan ruang di belakang pertahanan Prancis, peluang mereka untuk menciptakan kesempatan akan semakin besar. Sebaliknya, Prancis bisa menyulitkan Belgia apabila mampu menguasai bola dan memaksa tuan rumah bertahan lebih dalam.

Pada akhirnya, UEFA Nations League: Belgia vs Prancis bukan sekadar pertandingan Matchday 2. Duel ini mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki tiga poin dan sedang membangun era baru bersama pelatih masing-masing.

Dengan Kevin De Bruyne sebagai salah satu pemain kunci Belgia dan absennya Kylian Mbappe di kubu Prancis, perhatian akan tertuju pada bagaimana kedua tim beradaptasi dengan situasi tersebut. Pertandingan di King Baudouin Stadium pun menjadi salah satu laga utama yang patut dinantikan pada Matchday 2 UEFA Nations League 2026/2027.

Leave a Reply